JUST FOR FUN
Kenapa orang jujur bisa berbohong ???
Suatu hari, ketika seorang kakek, penebang kayu, sedang menebang pohon, ia kehilangan satu2nya kapak yg ia punya karena terjatuh ke sungai.
Dia menangis & berdoa, hingga muncul malaikat dan bertanya kepadanya:
“Mengapa engkau menangis?”
Sambil terisak si kakek bercerita tentang satu2nya kapak alat pencari nafkahnya telah terjatuh ke dlm sungai.
Malaikat menghilang seketika & muncul kembali dgn membawa Kapak Emas sambil
bertanya:
“Apakah Ini Kapakmu?”
“Bukan,” jawab kakek Itu.
Lalu malaikat menghilang lagi & muncul kembali dgn membawa Kapak Perak sambil
bertanya lagi:
“Apakah ini kapakmu?”
“Bukan,” sahut kakek itu sambil menggelengkan
kepala.
Setelah menghilang sekejap, malaikat itu kembali lagi dengan membawa kapak yg jelek dengan
gagang kayu & mata besi.
“Apakah ini kapakmu?”,
“Ya, benar ini kapak saya."
“Kamu adalah orang jujur, oleh karenanya aku berikan ketiga kapak ini untukmu Sebagai imbalan atas kejujuranmu!”
Kakek itu pulang ke rumah dgn rasa syukur & sukacita.
Beberapa hari kemudian, ketika menyeberangi sungai, isterinya terjatuh & hanyut ke dlm sungai.
Si kakek menangis dngn sedih & berdoa.
Muncullah pula malaikat yg memberinya 3 Kapak tempo hari.
“Mengapa engkau menangis?”,
“Isteriku satu2nya yg amat kucintai terjatuh & hanyut ke dlm sungai.”.
Lalu malaikat menghilang & muncul kembali dgn membawa Ayu Azhari sambil bertanya
“Apakah ini isterimu?”,
“Ya.”
Malikat amat murka & berkata “Kamu bohong! Kemana perginya kejujuranmu?”
Dgn ketakutan sambil gemetaran kakek itu berkata :
“Jika aku tadi menjawab bukan,
engkau akan kembali lagi dngn membawa Vitalia & jika kujawab lagi bukan, engkau akan kembali dngn membawa isteriku yg sebenarnya & saya pasti akan menjawab benar,
lalu engkau akan memberikan ketiganya untuk menjadi isteriku.
Saya ini udah tua ...gak bisa seperti Ahmad Fathonah...
Please dehhh Malaikat.... Ampyuunnnnn......!!!
Malaikat : pingsan !@#$@#$%@#
Kenapa orang jujur bisa berbohong ???
Suatu hari, ketika seorang kakek, penebang kayu, sedang menebang pohon, ia kehilangan satu2nya kapak yg ia punya karena terjatuh ke sungai.
Dia menangis & berdoa, hingga muncul malaikat dan bertanya kepadanya:
“Mengapa engkau menangis?”
Sambil terisak si kakek bercerita tentang satu2nya kapak alat pencari nafkahnya telah terjatuh ke dlm sungai.
Malaikat menghilang seketika & muncul kembali dgn membawa Kapak Emas sambil
bertanya:
“Apakah Ini Kapakmu?”
“Bukan,” jawab kakek Itu.
Lalu malaikat menghilang lagi & muncul kembali dgn membawa Kapak Perak sambil
bertanya lagi:
“Apakah ini kapakmu?”
“Bukan,” sahut kakek itu sambil menggelengkan
kepala.
Setelah menghilang sekejap, malaikat itu kembali lagi dengan membawa kapak yg jelek dengan
gagang kayu & mata besi.
“Apakah ini kapakmu?”,
“Ya, benar ini kapak saya."
“Kamu adalah orang jujur, oleh karenanya aku berikan ketiga kapak ini untukmu Sebagai imbalan atas kejujuranmu!”
Kakek itu pulang ke rumah dgn rasa syukur & sukacita.
Beberapa hari kemudian, ketika menyeberangi sungai, isterinya terjatuh & hanyut ke dlm sungai.
Si kakek menangis dngn sedih & berdoa.
Muncullah pula malaikat yg memberinya 3 Kapak tempo hari.
“Mengapa engkau menangis?”,
“Isteriku satu2nya yg amat kucintai terjatuh & hanyut ke dlm sungai.”.
Lalu malaikat menghilang & muncul kembali dgn membawa Ayu Azhari sambil bertanya
“Apakah ini isterimu?”,
“Ya.”
Malikat amat murka & berkata “Kamu bohong! Kemana perginya kejujuranmu?”
Dgn ketakutan sambil gemetaran kakek itu berkata :
“Jika aku tadi menjawab bukan,
engkau akan kembali lagi dngn membawa Vitalia & jika kujawab lagi bukan, engkau akan kembali dngn membawa isteriku yg sebenarnya & saya pasti akan menjawab benar,
lalu engkau akan memberikan ketiganya untuk menjadi isteriku.
Saya ini udah tua ...gak bisa seperti Ahmad Fathonah...
Please dehhh Malaikat.... Ampyuunnnnn......!!!
Malaikat : pingsan !@#$@#$%@#
______________________________________________________________
Poltak anak Medan sedang kuliah di Jogya, ia kesengsem sama Sulastri, gadis manis asal Solo
suatu hari Poltak mengajak pacarnya Sulastri jalan2 kliling kota dengan motor RX-Kingnya
ditengah perjalanan mereka ngobrol, karena motor melaju cepat, sulastri mulai protes.
Sulastri: mas jangan kesusu….(jangan terlalu cepat)
Poltak diam saja karena dikiranya dia duduk terlalu dekat dengan Sulastri, makan dengan sopan Poltak bergeser maju sedikit ke depan agar gak terlalu dekat dengan dada Sulastri. namun motor tetap saja melaju kencang
Sulastri: maaasss….. jangan kesusu tho…!!!(dengan logat jawa kental)
Poltak masih diam. tapi duduknya makin maju sampai ke tangki motor.
Sulastri: Mas ini, mbok ya jangan kesusuuuu…..
Poltak hilang kesabarannya, badannya makin maju sampai mepet stang motor, dan keluarlah logat bataknya…
Poltak: bahhh…. panjang benar susu kau Lastriii….. heran abang…
suatu hari Poltak mengajak pacarnya Sulastri jalan2 kliling kota dengan motor RX-Kingnya
ditengah perjalanan mereka ngobrol, karena motor melaju cepat, sulastri mulai protes.
Sulastri: mas jangan kesusu….(jangan terlalu cepat)
Poltak diam saja karena dikiranya dia duduk terlalu dekat dengan Sulastri, makan dengan sopan Poltak bergeser maju sedikit ke depan agar gak terlalu dekat dengan dada Sulastri. namun motor tetap saja melaju kencang
Sulastri: maaasss….. jangan kesusu tho…!!!(dengan logat jawa kental)
Poltak masih diam. tapi duduknya makin maju sampai ke tangki motor.
Sulastri: Mas ini, mbok ya jangan kesusuuuu…..
Poltak hilang kesabarannya, badannya makin maju sampai mepet stang motor, dan keluarlah logat bataknya…
Poltak: bahhh…. panjang benar susu kau Lastriii….. heran abang…
_____________________________________________________________________________________-
disuatu desa di daerah batak ada kakak beradik bernama ucok dan poltak. mereka terkenal bandel, saking bandelnya semua orang di desa selalu mengaitkan semua kejadian kriminal dengan mereka, mulai dari maling ayam hingga judi. ibu mereka pusing melihata kelakuan keduanya dan membawa mereka ke pendeta
dipanggilah mereka satu persatu mulai dari ucok
pendeta: cok, ibu kau sudah tua, gak kasian kau liat dia???
ucok diam, sambil ngupil tidak menjawab
pendeta bertanya dengan senyum “kau tau Tuhan dimana???”
ucok cuek…
pendetah masih sabar walau mulai kesal, sekali lagi dia bertanya ” ucok, kau tau Tuhan dimana????”
ucok mulai bingung dan menelan ludahnya dan menatap tajam ke arah pendeta
pendetapun mulai emosi, dengan suara keras dan membentak dia bertanya lagi “Tuhan ada dimana cokkk????!!!!”
ucok berteriak sambil lari keluar ketakutan “aku tidak tau”
di pintu keluar dia bertemu dengan poltak
poltak: kenapa kau cok??? pucat kali muka kau???? pak pendeta bilang apa??
ucok: gawat bang, Tuhan hilang!!!! pak pendeta pikir ktia yang curi!!!!
dipanggilah mereka satu persatu mulai dari ucok
pendeta: cok, ibu kau sudah tua, gak kasian kau liat dia???
ucok diam, sambil ngupil tidak menjawab
pendeta bertanya dengan senyum “kau tau Tuhan dimana???”
ucok cuek…
pendetah masih sabar walau mulai kesal, sekali lagi dia bertanya ” ucok, kau tau Tuhan dimana????”
ucok mulai bingung dan menelan ludahnya dan menatap tajam ke arah pendeta
pendetapun mulai emosi, dengan suara keras dan membentak dia bertanya lagi “Tuhan ada dimana cokkk????!!!!”
ucok berteriak sambil lari keluar ketakutan “aku tidak tau”
di pintu keluar dia bertemu dengan poltak
poltak: kenapa kau cok??? pucat kali muka kau???? pak pendeta bilang apa??
ucok: gawat bang, Tuhan hilang!!!! pak pendeta pikir ktia yang curi!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar